Saturday, March 20, 2010

Piala Dunia Afsel Bikin 2010

Dalam Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2010, kita bisa melihat serta memperhatikan group mana yang merupakan grup yang paling keras. Group yang dihuni tim yang sangat baik kualitas serta telah menjadi singa sepak bola dunia selama ini. Mungkin kita bisa urut ke belakang Tim Brasilia, walau kadang terseok - seok di babak awal, tetapi jarang tim ini tidak masuk semi final selama 20 tahun belakangan ini.

Piala Dunia 2010 FIFA mengumumkan mendapat keuntungan sebesar USD196 juta (sekitar Rp1,8 triliun) selama periode 2009. Pemasukan itu membuat kas badan tertinggi sepak bola dunia tersebut meningkat melebihi USD1 miliar yang nantinya akan digunakan untuk memerangi krisis global.

Secara terbuka, organisasi yang dipimpin Sepp Blatter tersebut menyatakan memiliki dana cadangan sebesar USD1,059 miliar. Pendapatan terbesar berasal dari hak siar dan iklan. Itu pertama kalinya FIFA mempunyai kekayaan sebesar itu. “Ini pencapaian luar biasa,”ujar Blatter seperti dikutip Reuters. Ini berarti terjadi peningkatan pendapatan dibandingkan periode sebelumnya. Pada tahun 2008, tercatat pemasukan sebesar USD184 juta.Tingginya angka tersebut menunjukkan kondisi keuangan FIFA sehat. Dengan jumlah itu, FIFA bisa bertahan hidup setidaknya untuk 18 bulan ke depan.

Lebih jauh dalam laporan yang dikeluarkan Julio Grondona sebagai Ketua Divisi Finansial FIFA menjelaskan keuntungan yang didapat bisa lebih besar lagi.Mayoritas diperkirakan berasal dari Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel). Sebab,kompetisi akbar pertama di Benua Hitam itu memiliki daya jual tinggi. Grondona menilai uang yang mengalir di Afsel jauh lebih besar dari dua Piala Dunia sebelumnya di Jerman (2006) dan Korea Selatan/ Jepang (2002).Ini mencegah FIFA menderita kerugian cukup besar. Maklum, FIFA telah menyiapkan anggaran sebesar USD800 juta untuk ganti rugi seandainya Piala Dunia 2010 tidak jadi digelar di Afsel.

Kini keuntungan sebesar USD1,061 miliar berpotensi mengalir bila Piala Dunia 2010 sukses digelar.“FIFA berhasil melewati resesi global dengan baik. Bangkit dari krisis menuju kemapanan,” ungkap Grondona dalam laporannya. Tidak adanya tanda-tanda merugi membuat FIFA optimistis meraih keuntungan lebih besar lagi pada masa mendatang. Faktanya, menurut Sekretaris Jenderal Divisi Keuangan FIFA Markus Kattner surplus sebesar USD200 juta kemungkinan tercipta selama periode 2011–2014 dengan total pemasukan mencapai USD3,8 miliar.

Jumlah itu dinilai cukup untuk menjamin penyelenggaraan Piala Dunia 2014 di Brasil berjalan lancar.“ Ini semua untuk kepentingan bersama. Kami tidak membutuhkan agensi untuk membantu pekerjaan FIFA,”pungkas Blatter. Karena untung besar,FIFA rencananya akan memberikan bonus kepada benua yang dinaungi FIFA. Setiap benua akan mendapatkan tambahan sebesar USD2,5 juta. Lalu, sebanyak 208 negara peserta FIFA akan menerima masingmasing sebesar USD200.000.

No comments:

Post a Comment